FajarWahyudianto.id - Jibunshi
Powered by Blogger.

November 17, 2016

Tentang Version Control



Ilustrasi Percabangan [GIT] - fwahyudianto.id
Gambar Ilustrasi Percabangan

FWahyudianto.id, Purwokerto Apa itu version control? Dan kenapa saya membahas hal ini? Version control adalah sebuah sistem yang mencatat setiap perubahan terhadap sebuah berkas (file) atau kumpulan berkas (folder). Dia mencatat perubahan apa saja yang terjadi, kapan terjadi (tanggal), siapa yang mengubah (pelaku), dan apa isi perubahannya atau dengan kata lain sistem ini memungkinkan anda untuk mengembalikan berkas anda pada kondisi/keadaan sebelumnya, mengembalikan seluruh proyek pada keadaan sebelumnya, membandingkan perubahan setiap saat, melihat siapa yang terakhir melakukan perubahan terbaru pada suatu objek sehingga berpotensi menimbulkan masalah, siapa yang menerbitkan isu, dan lainnya. Dengan menggunakan version control, berkas dapat dikerjakan secara bersamaan oleh lebih dari satu orang dengan aman. Ini merupakan fitur yang esensial dalam kegiatan pembangunan aplikasi perangkat lunak atau pemrograman. Selain itu version control juga dikenal dengan banyak istilah seperti Configuration Management Tool, Source Code Management (SCM), atau Source Control.  

Ketika kita duduk di bangku kuliah jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer atau yang sejenis kita tidak diajarkan tentang version control. Bahkan kita tidak diberitahu kalau ada perangkat yang disebut dengan version control. Dalam budaya kerja di Indonesia, masih sedikit perusahaan yang menggunakan version control atau lebih tepatnya ini hal yang langka bagi pegawai di Indonesia, sekalipun sudah digunakan di perusahaan seorang pegawai diharapkan dapat belajar secara ototidak mengenai version control tanpa adanya pelatihan.

Sebagai analogi, Anda adalah seorang programmer. Perubahan kode pada suatu proyek aplikasi atau sistem informasi merupakan hal yang sangat wajar, bahkan perubahan kode dapat terjadi beratus-ratus kali hingga ribuan kali. Selain itu perubahan tersebut tidak hanya berlaku pada satu berkas melainkan lebih dari satu berkas. Bisa Anda bayangkan bukan? Jika klien meminta perubahan pasca User Acceptance Testing (UAT) dikarenakan fitur X pada aplikasi tidak sesuai kebutuhan, padahal fitur X tersebut hasil revisi dari tim Quality Assurance (QA) dan klien meminta untuk membatalkan atau menghilangkan fitur X tersebut. Tentu sebagai programmer, Anda akan mengembalikannya seperti semula dan bisa jadi akan mengalami kesulitan untuk mengembalikannya. Namun, dengan adanya version control hal tersebut akan terbantu. Begitu pula jika Anda seorang desainer grafis atau desainer web dan anda ingin menyimpan setiap versi dari gambar atau layout yang anda buat (kemungkinan besar anda pasti ingin melakukannya), atau seorang graphic artist yang memiliki beberapa versi dari desain yang sama. Maka Version Control System (VCS) merupakan sebuah solusi bijak untuk digunakan. Jadi dapat disimpulkan bahwa VCS berguna bagi semua orang yang bekerja dengan file.

Lantas kenapa kita perlu belajar menggunakan version control? Terlepas dari budaya kerja di Indonesia, sistem ini merupakan standar minimal yang wajib dikuasai oleh pegawai atau tim programmer. Di belahan dunia yang lain, ribuan programmer terlibat dalam proyek open source, masing ­masing berada di negara yang berbeda, tidak saling mengenal, tidak pernah bertatap muka, berkomunikasi hanya melalui internet. Tetapi mereka mampu menghasilkan aplikasi yang berkualitas tinggi dalam waktu yang wajar. Kolaborasi dengan skala besar seperti ini sangat mustahil tanpa adanya version control. Version control hampir mirip dengan backup system misalnya restore point di Windows Vista/7 dan time machine di Mac OSX.

Jadi masih ragu belajar menggunakan version control? Coba perhatikan programmer-programmer kelas dunia di Google, Facebook, dan lain-lain. Mereka orang-orang cerdas yang belajar dari pengalaman pribadi bahwa menggunakan VCS membantu produktifitas pekerjaan mereka. Untuk lebih detail mengapa kita perlu menggunakan version control akan dibahas pada artikel berikutnya. 



Referensi :

Bratadinata, Anggie. 2012. Mengenal Git. Fromhttps://web.telegram.org/, diakses tanggal 16 November 2016.
Chacon, Scoot. 2009. Pro Git, 1st Edition. New York City : Apress Media LCC.
Chacon, Scoot and Staraub, Ben. 2014. Pro Git, 2nd Edition. New York City : Apress Media LCC.
Muhardin, Endy. 2012. Buku Git. From : https://github.com/endymuhardin/buku-git, diakses tanggal 17 November 2016.
Published By : Fajar Wahyudianto - November 17, 2016

October 26, 2016

HDD Jebol




FWahyudianto.id, Purwokerto - Rasanya itu ga karuan banget ketika nyalain laptop dan ternyata ga mw booting. Setelah diperiksa ternyata HDD jebol, what? 500GB data ampsyooong -____- .  Dan ini merupakan post perdana pasca instal sistem operasi baru. Iya sistem operasi baru .............
Published By : Fajar Wahyudianto - October 26, 2016

August 17, 2016

Kemerdekaan Sejati


RT 04 RW 04 - Arcawinangun
Gambar : Lanjutkan Pembangunan Dengan Persatuan
FWahyudianto.id, Purwokerto - Ku buka jendela pagi, dan udara pun mulai menghampiri. Pagi ini terasa begitu berbeda, sejuk; tenang; dan damai. Saya pun langsung mencari "Seiko C-16.917" dan yang kulihat Wed, 17. Tidak terasa aku sudah bersamamu selama 1 tahun 17 hari dan hingga saat detik ini kau tetap gagah. Namun, bukan itu yang sesungguhnya ingin saya sampaikan. 

Hari ini tanggal 17 Agustus 2016, tepat 71 tahun Indonesia Merdeka dari masa penjajahan Jepang. Beberapa orang terutama siswa/siswi pada hari ini pasti disibukkan dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Sang Saka. Hal ini berlangsung dari Sabang hingga Merauke.

Pertanyaan yang kemudian muncul ialah "Apa makna Kemerdekaan itu sendiri?" Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kemerdekaan berasal dari kata merdeka, yaitu bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya). Mendefinisiakn kata "Kemerdekaan" tidaklah semudah mengatakannya sebagai slogan terlebih bila kita kaitkan dengan pelaksanaan praktis dalam rangka ketatanegaraan. Seorang filusufi Barat pernah mendefinisikan :
Kemerdekaan adalah kebebasan nyata dari individu sebagai manusia melakukan kegiatan maupun mengekspresikan dirinya secara bebas tanpa hambatan dan ikatan apapun yang seperti umumnya dilakukan oleh seniman dengan hasil ciptaannya. - Anonymous
Dalam Undang - Undang Dasar 1945 mengatakan : "Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan untuk memerangi ketidakdilan dalam rangka perikemanusiaan." Namun kenyataannya selama tujuh puluh satu (71) tahun merdeka, Indonesia masih terjerat dalam berbagai persoalan mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketidakmerataan pembangunan infrastruktur dan ketidakadilan hukum. Selain itu banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa membedakan antara "kemerdekaan atau kebebasan" dengan "anarki". 

Demokrasi saat ini yang sedang berlangsung di Indonesia sejak masa reformasi tahun 1997 terlalu mendapat penekanan berlebihan pada kebebasan dan kesetaraan. 

Demokrasi yang sedang berlangsung saat ini sejak jaman reformasi adalah demokrasi anarkis yang tidak menghargai aturan dan supremasi hukum dan hasilnya adalah demo yang merugikan negara dan konflik horizontal di masyarakat.

Bagi saya sendiri merdeka ialah "Mampu Mengendalikan Diri Sendiri", lebih tepatnya mengendalikan diri dari belenggu ego duniawi yang tidak terkendali, mengendalikan diri agar tidak keluar dari garis orbit, dan mengendalikan nafsu batiniah yang tidak seimbang.
Dorongan berupa keinginan atau nafsu yang berlebihan akan menghasilkan belenggu yang menutup aset paling berharga dari seorang manusia, yaitu GOD SPOT. GOD SPOT yang tidak terbelenggu akan membebaskan suara ilahiah, sehingga hati menjadi jernih dan dapat membimbing manusia lewat informasi penting untuk keberhasilan dan kemajuannya.
GOD SPOT yang tertutup oleh nafsu fisik, dan batin yang tidak seimbang akan mengakibatkan seseoarang menjadi "buta hati, tidak peka, dan tidak mampu lagi membaca kondisi batiniah dirinya dan juga lingkungannya. Ia tidak mampu lagi mendeteksi bahaya-bahaya yang ada di hadapannya, dimana ia berada, dan tidak mengerti siapa dirinya. Sederhananya begini, ia  menjadi seorang makhluk asing dalam dirinya sendiri, dan dalam lingkungannya. Itu terjadi karena radar hati yang telah tertutup oleh egonya sehingga menjadi buta dan tuli. 

Orang yang meraih keberhasilan atas dasar ego bisa dianggap benar, tetapi di sisi lain banyak orang akan merasa terganggu. Ia mungkin tahu, bahwa ia telah membuat suatu kesalahan yang merugikan orang lain, tetapi belenggu egoisme telah menutup mata dan telinga, hingga ia tak lagi mampu menyadari bahwa dirinya sedang menuju ke arah ketidakseimbangan. Tinggal waktu jualah yang akan membuktikannya, karena alam akan kembali pada "Keseimbangan-Nya".


Maka dari itu, nasihat untuk pribadi diri sendiri dan orang lain, marilah kita merdeka dari berbagai belenggu yang mengungkung GOD SPOT atau Capital Seseorang. Dan puasa merupakan metode pelatihan rutin dan sistematis untuk menjaga manusia agar ia tetap memiliki kesadaran diri yang fitrah dan berakhlak mulia (akhlakul karimah) sehingga tercapailah KEMERDEKAAN YANG SEJATI.
Published By : Fajar Wahyudianto - August 17, 2016

August 1, 2016

Tujuan Telah Ditentukan



pengertian jibunshi


FWahyudianto.id, Purwokerto - Di satu hari Minggu bulan Juli yang lalu, gingseng dan endhi silaturahmi ke rumah orangtua ku yang terletak di salah satu desa di Kota Keripik. Ini merupakan tradisi kecil yang biasa dilakukan oleh gingseng ketika mudik ke Purwokerto, tentunya dengan membawa sahabat karibnya. Kala itu sedang musim kemarau basah, entahlah saya sendiri baru mendengar istilah ini pasca isu global warming. Kami memutuskan untuk duduk di beranda, yang memiliki tiga kursi duduk dan sebuah meja panjang. Sederhana namun menyenangkan dan itulah rumah orangtua ku.

Selagi mereka berbincang mengenai ikan discus yang sudah dipelihara oleh gingseng dalam kurun satu tahun terakhir, terbesit pikiran dalam diriku mengenai sejarah perjalanan kami tempo dulu. Aah sudahlah, itu semua hanya masa lalu yang mungkin hanya kami bertiga dan orang-orang terdekat kami yang mengetahuinya. Namun terlepas dari hal tersebut juga terpikir "sudah waktunya Saya melihat kembali perjalanan sejarah ku dan menuliskannya dalam secarik kertas."

Seperti biasa, apabila seseorang menyebut-nyebut tentang otobiografi pasti tertuju pada kisah hidup tokoh-tokoh besar atau orang-orang tersohor di negerinya yang telah berjasa dalam bidang tertentu. Lantas siapa diriku? Orang besar kah? Bukan, diriku hanyalah "orang kecil" alias pemuda yang hidup di jaman abnormal dimana generasi mudanya sudah tak bermoral dan tak berkarakter. Aku sendiri tak tahu kapan kembali ke sisiNya, Insya Allah aku masih hidup 30 atau 40 tahun lagi. Lalu bagaimana aku bisa mengetahui apa yang akan terjadi pada diriku? Siapa yang menceritakan bagaimana kehidupanku di masa depan? Pada akhirnya aku yakin bahwa baik-buruknya kehidupan seseorang hanya dapat dilihat setelah ia meninggal.

Aku sendiri sedikit bingung bagaimana memulai menuliskan sejarah kehidupanku sendiri, aku pikir ini berbeda dengan menulis naskah proposal penelitian atau naskah skripsi di perguruan tinggi dimana panduan penulisan tinggal di-download pada repository. Hingga pada akhirnya aku teringat perkataan Pemimpin Besar Revolusi.

"Sebuah otobiografi tidak ada nilainya, kecuali jika si penulis merasa kehidupannya tidak berguna. Kalau dia menganggap dirinya orang besar, karyanya akan menjadi subyektif. Tidak obyektif. Otobiografiku hanya mungkin jika ada keseimbangan antara keduanya. Sekian banyak yang baik-baik supaya dapat mengurangi egoku dan sekian banyak yang jelek-jelek sehingga orang mau membeli buku ini. Kalau dimasukkan yang baik-baik saja orang akan menyebutku egois, karena memuji diri sendiri. Sebaliknya memasukkan yang jelek-jelek saja akan menimbulkan suasana mental yang buruk bagi rakyatku sendiri. Hanya setelah mati dunia ini dapat menimbang dengan jujur, apakah Sukarno manusia yang baik ataukah manusia yang buruk? Hanya di saat itulah dia baru dapat diadili." - Sukarno.

Pengertian Jibunshi

Dalam kegelisahan yang cukup tinggi akhirnya saya memutuskan untuk membaca beberapa literatur mengenai autobiografi hingga menemukan sebuah istilah “Jibunshi” dalam literatur How to jibunshi- Making and Marketing Self-Histories of Shōwa among the Masses in Postwar Japan karya Figal (1996). Dalam bahasa Jepang Jibunshi dapat diartikan sebagai otobiografi, sedangkan secara harfiah ialah “sejarah pribadi”. Berbeda dengan otobiografi tokoh-tokoh besar atau ternama, jibunshi adalah kisah yang ditulis oleh orang-orang awam. Penulis jibunshi biasanya menerbitkan sendiri buku-buku otobiografinya dan dibagikan kepada teman-teman ataupun sanak saudara/keluarga.

Tradisi jibunshi ini telah berakar di Jepang sejak zaman Heian (794-1185). Karya otobiografi pada masa itu berupa puisi waka (lima baris dengan rima 5-7-5-7-7 suku kata) disertai teks penjelasan yang kemudian berkembang menjadi literatur sendiri. Pada awalnya tradisi ini terbatas dikalangan wanita istana, namun kemudian menyebar ke masyarakat umum.

Jadi sudah sangat jelas dan tepat, tujuan penulisan otobiografiku ini bukan sebagai orang besar namun sebaliknya. Dan motif penulisan “sejarah pribadi” ini tidak lain untuk mengenang dan membagi pengalaman hidup. Semoga negeriku TERCINTA Indonesia yang saat ini di tahun 2016 masih tergolong sebagai negara “berkembang” dapat segera menemukan karakternya kembali, dijulukkin sebagai “Macan Asia” seperti sedia kala. Hal tersebut tentu akan terwujud apabila KITA BERSATU dan BERKARAKTER, sesuai dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.

Referensi :

Yayasan Bung Karno. 2014. Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia/Cindy Adams - Edisi Revisi - Cetakan Ketiga. Yogyakarta : Media Pressindo.
Figal, Gerald. 1996. How to jibunshi- Making and Marketing Self-Histories of Shōwa among the Masses in Postwar Japan. The Journal of Asian Studies Volume 55 issue 4. Dikutip : http://www.jstor.org/stable/2646528.

Published By : Fajar Wahyudianto - August 01, 2016

July 29, 2016

Melanjutkan Perdjoeangan




fwahyudianto.id
Gambar. Home FWahyudianto.id

FWahyudianto.id, Purwokerto - Setelah lebih dari tiga (3) tahun saya mengacuhkan blog pribadi saya sendiri, bulan Juli ini waktu yang tepat untuk melanjutkan kembali. Bukan tanpa sebab mengacuhkan blog lebih dari tiga (3) tahun, namun karena keadaan kuota internet dan aktifitas yang cukup padat (wiiiiidiiiiih), alhasil memilih untuk mengacuhkannya sesaat. Disamping itu, juga disibukkan dengan kegiatan perkuliahan tentunya bersama dengan skripsi (baca script sweet), sekaligus membangun bisnis bersama rekan-rekan dari kampus Ungu di bidang software development.

Pembuatan blog pribadi ini tentunya mempunyai tujuan, bicara mengenai tujuan berarti kembali ke masa abu-abu. Ya, blog pribadi ini sebetulnya merupakan tugas matapelajaran TIK, mungkin pada masa sekarang pelajaran tersebut sudah tidak diajarkan. Dimana semua siswa/siswi diwajibkan mempunyai sebuah blog untuk mengimplementasikan hasil dari mata pelajaran tersebut. Silih waktu berganti blog ini ikut menemani hingga masa perkuliahan dan dimasa perkuliahan blog ini saya gunakan untuk menjawab tugas matakuliah pemrograman visual. Jadi jangan heran ketika kawan-kawan melihat ada beberapa essay mengulas tugas-tugas matakuliah tersebut.

Desain blog ini saya buat seadanya, dari awal pertama buat desain blog ini berwarna coklat menyerupai sebuah peta harta karun, sayang sekali tidak sempat saya dokumentasikan. Lama-kelamaan saya merasa bosan hingga akhirnya saya ganti dengan desain minimalis, desain ini pun hanya bertahan beberapa bulan saja. Belum sempat membuat essay baru, saya sudah disibukkan dengan kegiatan di bisnis yang sedang saya bangun bersama rekan-rekan. Akhirnya pun terabaikan kembali.

Dan pada bulan Juli 2016 ini, tepatnya H-5 Idul Fitri 1437 H saya teringat kembali pada lembaran lama (baca blog) ini. Saya sudah memutuskan untuk melanjutkan menulis kembali, seakan semua jemariku berkata : “Menarilah kembali bersamaku diatas papan persegi panjang ini.”. Saya memulai dari tampilan desain terlebih dahulu, saya gunakan versi clean and minimalist, tentunya responsive sehingga pembaca tidak merasa terlalu sumpek. Pada dasarnya saya sendiri menyukai hal-hal yang clean and minimalist pada setiap pekerjaan (hehehe, . .). Dilanjutkan dengan menggunakan nama domain yang unik, saya pilih menggunakan nama resmi saya sendiri yaitu fwahyudianto.id yang diregisterkan di IDCloudHost. Insya Allah setelah tiga (3) tahun menghilang, saya ingin menuliskan pengalaman-pengalaman yang saya alami dalam bentuk essay yang ringan, sehingga mudah dipahami dan dicerna oleh kalangan umum. Akhir kata semoga apa yang saya tulis dapat memberikan manfaat. Terima kasih.


Salam Perdjoeangan



Published By : Fajar Wahyudianto - July 29, 2016

July 21, 2016

Pengertian Domain ".ID"


bangga pakai .id

Pengertian Domain

Apa itu domain? Domain ialah suatu wilayah, daerah atau ranah (KBBI, 2016). Sedangkan dalam dunia IT, domain lebih dikenal sebagai nama unik yang digunakan sebagai alamat internet. Domain dapat digunakan untuk alamat email, alamat situs, dan alamat lainnya yang berbasis internet. Selain itu juga disebut sebagai alamat URL (Uniform Resource Locator) ataupun alamat website (PANDI, 2016). Sedangkan ".ID" merupakan inisial dari negara Indonesia, jadi dapat disimpulkan bahwa domain ".ID" itu sendiri ialah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi individu atau institusi di internet yang berasal dari Indonesia.

Kelebihan Domain ".ID"

Domain ".ID" mempunyai beberapa kelebihan diantaranya ialah :
  1. Identitas kepemilikan jelas
  2. Kegiatan melanggar hukum sangat kecil
  3. Pilihan nama domain banyak
  4. Didahulukan untuk pasar di Indonesia di mesin pencarian
Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan Andi Budimansyah selaku Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) yang menyatakan bahwa :
"Domain ".ID" juga lebih aman digunakan karena pendaftarannya mewajibkan pelampiran hasil pindai KTP." - Budimansyah.
Hingga tanggal 14 Juni 2016 setidaknya baru terdapat lima puluh ribu (52.000)  domain ".ID" dan tujuh puluh satu ribu (71.000) domain ".CO.ID", hal ini tentu membuka peluang bagi pebisnis untuk mendapatkan nama domain sesuai dengan merek dagang yang mereka impikan.

Dalam segi keamanan, domain ".ID" sangat kecil digunakan untuk hal penipuan dan sebagai pencegahan typo site dikarenakan domain yang sama ataupun mirip dengan domain pengguna lain akan langsung diblokir. Pada mesin pencarian, domain ".ID" akan berada di posisi teratas karena website dengan nama sendiri pasti memperkuat brand yang sedang dibangun. Namun hal tersebut tidak berlaku apabila si pebisnis memilih untuk terjun di media sosial, toko aplikasi ataupun marketplace.

Persyaratan Dokumen Pendaftaran Nama Domain

Secara garis besar, pendaftaran nama domain hanya memerlukan dua (2) hal yaitu :
  1. Dokumen Identitas (dokumen identitas adalah KTP Republik Indonesia)
  2. Dokumen Legalitas (dokumen legalitas adalah salinan dokumen pendirian dari sebuah institusi/badan hukum/badan usaha yang dikeluarkan oleh instansi resmi Republik Indonesia, sesuai dengan peruntukan Nama Domain)
Ayoooo buruan daftar nama domain mu, jangan sampai brand mu diambil oleh orang lain. Bangga pakai domain ".ID"!

Referensi :

PANDI. 2016. Tentang Domain. URL : https://pandi.id/ .
KBBI Online. 2016. Domain. URL : http://kbbi.web.id/domain.

Published By : Fajar Wahyudianto - July 21, 2016

July 15, 2016

Ya Allah!

ya allah
(Sumber : Freepik)
Semua yang ada dilangit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan(QS. Ar-Rahman : 29)
       Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru : "Ya Allah"
       Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeru : "Ya Allah" 
       Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru : "Ya Allah"
       Ketika pintu-pintu permintaan telah tertutup, dan tabir-tabir permohonan digeraikan, orang-orang mendesah : "Ya Allah"
       Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru : "Ya Allah"
       Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa serasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah : "Ya Allah"

Kuingat Engkau saat alam begitu gelap
gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam
Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang,
dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah

       Setiap ucapan baik do'a yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-Nya.
       Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah-Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya. Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syarat tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya, keyakinan akan semakin kokoh. Karena,


Allah Maha Lembut terhadap hamba-hambanya-Nya. (QS. Asy-Syura : 19)
       Allah : nama yang paling bagus, sususan huruf yang paling indah, ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.
Apakah kamu tahu ada seseorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)? (QS. Maryam : 65)
       Allah : milik-Nya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, pertolongan, kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.
Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (QS. Ghafir : 16)
       Allah : dari-Nya semua kasih sayang, perhatian, pertolongan, bantuan, cinta dan kebaikan.
Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya). (QS. An-Nahl : 53)
       Allah : pemilik segala keagungan, kemuliaan, kekuatan dan keperkasaan.

Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf
Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah
Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna,
akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabb-ku

       Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesediahn itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
       Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa kantuk dari-Mu yang menetramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabb, tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu. Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dan tuntutlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu merapat ke hidayah-Mu.
       Ya Alla, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala tentara-Mu. Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah kegundahan dari jiwa kami semua.
       Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera. Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kami memohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkau sebagai Pelindung kami, karena Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan Penolong.

Referensi :

'Aidh al-Qarni. 2004. La Tahzan, Jangan Bersedih. Jakarta : Qisthi Press.

Published By : Fajar Wahyudianto - July 15, 2016

July 7, 2016

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H



Alhamdulillah, gema takbir telah berkumandang pertanda Idul Fitri datang menjelang. Meski tulisan ini baru diposting H+1 pasca Idul Fitri, namun tetap tidak mengurangi makna hari Nan Fitri itu sendiri. Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya secara pribadi mengucapkan 

Taqabbalallahu minna wa minkum shiyama wa shiyamakum, taqabbal ya karim, ja'alanallahu waiyyakum minal aidzin wal faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Semoga ibadah Ramadhan tahun ini berjalan dengan lancar dan mengantarkan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya.

Buat rekan-rekan yang mudik, selamat menikmati suasana kampung halaman dan bertemu kerabat sekaligus sahabat tercinta. Dan semoga diberi kemudahan, kelancaran dan keselamatan sampai perjalan pulang nanti.

Buat rekan-rekan yang tidak merayakan Idul Fitri, selamat menikmati liburan dan bercengkrama bersama keluarga tercinta.

Dan akhir kata, semoga rekan-rekan terus mendapatkan manfaat yang banyak dari konten yang saya sajikan beberapa tahun yang lalu. Insya allah konten akan saya perbaharui kembali dengan hal-hal yang lebih bermanfaat dan terbaru. 


Salam Perdjoeangan


Fajar Wahyudianto
Published By : Fajar Wahyudianto - July 07, 2016